anehnya tempat itu selalu membuat jantungku berdebar
lorong yang panjang dan menyilaukan, yang beberapa kali aku lewati
interiror yang megah dan rumit berusia ribuan tahun
tempat itu hangat
dan pemandangan di sana selalu sama
tapi aku selalu berjalan dengan menyembunyikan hatiku yang kecil
dan akhirnya pintu putih di ujung lorong itu terbuka
hingga bertemu denganmu
berhadapan
dengan dirinya yang penuh dengan kemuliaan dan sinar matahari putih
dewa ku yang selalu ramah dan bercahaya
aku akan bersama dengan orang seperti ini
aku akan belajar dan belajar untuk bisa bersama dengan orang ini suatu hari nanti
apakah 10 tahun lagi?
20 tahun lagi?
ah, aku akan bersama dengan orang menyilaukan seperti orang ini
bersama dewa ku yang indah dan menyilaukan
aku juga akan menjadi terang

