Sesaat terpejam,
Membutakan waktu pada maghrib yang jelang
Irama jatuhan hujan,
Membuat orkes bersama sahutan adzan
Nun jauh aku memandang
Melayangkan tatap tatap gersang
Pun hujan basah jalan jalan terjal
Pun air lapis aspal aspal meriang
Sesaat berdiam,
Tuli akan teriakan halilintar
Mengacuh indra akan alam
Masih tak tertatap
Masih tak tersirat
Suara suara dentingan perak
Yang selalu tersuak di ujung peranakan jalan
Ponorogo, 25 Maret 2011

